INFOPASBAR.COM - Gedung baru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi beroperasi setelah diresmikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Kamis (5/11/2026). Pembangunan sekolah melalui program relokasi tersebut mendapat dukungan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk pembangunan fisik dan pengadaan peralatan pendidikan.
Peresmian gedung baru itu turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan. Relokasi sekolah dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman di lokasi sebelumnya yang dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp3 miliar bersumber dari pemerintah pusat untuk pembangunan gedung. Sementara itu, bantuan peralatan pendidikan dari kementerian pada 2026 mencapai sekitar Rp4 miliar.
Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Dr. Desman, MA menjelaskan bahwa dukungan anggaran tersebut menjadi bagian penting dalam pemenuhan sarana dan prasarana sekolah.
Ia berharap pembangunan lanjutan dapat dilaksanakan pada 2027 agar seluruh kebutuhan fasilitas pendidikan di lokasi relokasi terpenuhi dan proses pembelajaran berjalan lebih optimal.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru tidak hanya bertujuan menyediakan lingkungan belajar yang lebih aman, tetapi juga memperkuat kompetensi lulusan agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, pengembangan sekolah kejuruan tersebut memiliki keterkaitan dengan potensi ekonomi Pasaman Barat, terutama sektor perikanan yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan.
Mahyeldi juga mengapresiasi dukungan tokoh masyarakat yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan sekolah.
"Terima kasih kepada tokoh masyarakat yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan gedung ini. Sekolah ini mendapatkan anggaran secara khusus karena Pasaman Barat memiliki potensi besar di berbagai sektor, terutama perikanan. Bahkan, pada 2027 mendatang akan ada program perikanan tematik yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daerah," ujar Mahyeldi.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, menilai kehadiran gedung baru dengan fasilitas yang lebih representatif harus menjadi pendorong peningkatan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.
Ia berharap sekolah mampu memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan praktis, dan jiwa kewirausahaan peserta didik yang selaras dengan potensi daerah.
"Kita bangga dengan selesainya pembangunan gedung baru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie ini. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Kehadiran dinas terkait juga diharapkan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi sekolah," katanya.
Ihpan turut mengingatkan pihak sekolah agar menjaga fasilitas yang telah dibangun serta terus mengembangkan inovasi pembelajaran.
"Jaga dan rawat gedung baru ini. Isi dengan berbagai inovasi agar menjadi pusat lahirnya karya-karya hebat dan generasi yang mampu bersaing," pesannya.
Selain peresmian gedung sekolah, kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan bantuan bibit tanaman produktif oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat.
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) Suka Menang dan KTH Maju Bersama, Kecamatan Talamau, untuk mendukung pembangunan hutan rakyat.
Pembangunan gedung baru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat pendidikan kejuruan di Pasaman Barat, terutama dalam menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja. (Jimi)
